CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Wednesday, January 28, 2009

RINDU PADA MESIR,BUMI ANBIYAK ITU

HARI NI ANA TERINGAT MASA KAT MESIR LAGI..ENTAHLAH..TERINGAT SAAT SAAT SEMASA BERADA DISANA,WAKTU FREE JEK ANA SUKA PEGI ZIARAH MAKAM MAKAN DISANA.ANA BOLEH DIKATEGORIKAN BERANI JUGAK KERANA SANGGUP PEGI SEORANG DIRI TANPA BERTEMAN.NAK BUAT CAMNER LAK..SEBAB KAWAN KAWAN TAK NAK PERGI.
ANA SUKER MAJLIS ILMU KAT SANA .ANA DULU SELALU JEK PEGI MASJID AL AZHAR KAT HUSSEIN..PEGI DENGAR MAJLIS ILMU OLEH ORANG ARAB.BAHAGIANYA ..

HARI JUMAAT PULA ANA SUKER PEGI KE MASJID AWAL AWAL LAGI SEBELUM LELAKI KE MASJID..SEBAB ANA NAK DENGAR KHUTBAH JUMAAT.KHATIB ARAB BACA KHUTBAH PENUH PERASAAN DAN TERSENTUH HATI ANA MENDENGARNYA.

ENTAH BILA KAH LAGI SAAT ITU..

3 komen:

eva said...

salam akak...

sy pegi sana tak sempat jupe akak...jika kenal di sana leh kita gie sekali...tingin ngat nak gie majlis ilmu cam tue tapi gie 2 taun jer takde kesempatan...

windu ngat kat sana Allah jer yg tau...cita2 gak nak bawa mak abah gi Mekah pastu singgah Mesir...insyAllah.

SOHAINA MOHD SALLEH said...

Baguslah kerana ada cita cita macam tu.Akak kagum dan doa akak semoga eva dapat membawa mak dan abah ke Mekah dan seterusnya singgah Mesir.
Majlis Ilmu memang banyak kat Mesir..Pensyarah Al-AlBayt University di jordan iaitu Ustaz Jamal yang suruh akak belajar di Mesir kerana Mesir banyak ilmu.Cuma kita jekk kena pandai cari Ilmu di Mesir.Tu yang akak beranikan diri belajar dengan Syeikh Syeikh Arab disana

Imron Kuswandi M. said...

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudaraku...,
Terimakasih, telah bersedia membaca tulisanku. Sesungguhnya aku hanya berusaha untuk menyampaikan apa yang aku ketahui. Sedangkan aku sendiri, masih sangat jauh dari kesempurnaan. Maaf, jika kurang berkenan...!

Saudaraku...,
Mungkin tulisan berikut ini dapat kita jadikan sebagai bahan renungan bersama. Mudah-mudahan dapat memotivasi kita untuk belajar dan terus belajar (tanpa mengenal lelah), kapanpun, dimanapun, dalam kondisi apapun. (Sekali lagi, mohon maaf jika kurang bekenan...!!!)

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

ILMU PENGETAHUAN (I)

Assalamu’alaikum wr. wb.

Saudaraku…,
Jika kita merenungi lebih jauh lagi, maka sadarlah kita, bahwa ilmu pengetahuan yang kita miliki ternyata sangatlah terbatas. Semakin tinggi pendidikan kita, justru semakin menyadarkan kita, bahwa semakin banyak ilmu pengetahuan yang tidak kita ketahui. Teramat banyak ilmu pengetahuan yang tidak kita kuasai, karena pada kenyataannya, kita memang tidak mungkin menguasai semua ilmu, meski setinggi apa-pun pendidikan kita. “Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". (QS. Al Israa’. 85). “Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya”. (QS. Thaahaa. 110).

Sementara kalimat-kalimat-Nya adalah tidak terbatas. Tidak mungkin bagi kita untuk menuliskan semuanya. Meski telah disediakan tinta sebanyak lautan yang ada di bumi ini untuk menuliskan kalimat-kalimat-Nya, maka pasti akan habis tinta itu sebelum habis ditulis kalimat-kalimat-Nya. Bahkan seandainya didatangkan tambahan tinta sebanyak itu lagi, tetap saja, pasti akan habis lagi tinta itu sebelum habis ditulis kalimat-kalimat-Nya. Hal ini sesuai dengan penjelasan Al Qur’an dalam surat Al Kahfi berikut ini: “Katakanlah: "Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)”. (QS. Al Kahfi. 109).

Bahkan dalam ayat yang lainnya, diperoleh penjelasan bahwa seandainya pohon-pohon di bumi ini dijadikan pena dan laut menjadi tintanya untuk menuliskan kalimat-kalimat Allah, kemudian ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah keringnya, niscaya tetap tidak akan pernah habis-habisnya kalimat Allah tersebut. “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)-nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. Luqman. 27).

Saudaraku…,
Tentunya uraian di atas, dapat menjadi tantangan sekaligus ujian buat kita semua. Di satu sisi (karena ternyata ilmu kita teramat sedikit), kita mesti belajar dan terus belajar (tanpa mengenal lelah), kapanpun, dimanapun, dalam kondisi apapun. Bahkan meski kita sudah lulus S-2 atau S-3 sekalipun. Jangan pernah berhenti belajar. Di sisi lain, jika kita telah diberi kesempatan untuk meraih strata pendidikan tertinggi, maka janganlah hal ini membuat kita menjadi takabur/sombong. Ingatlah, bahwa setinggi apapun pendidikan kita, tetap saja, pengetahuan kita amatlah sedikit. “Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". (QS. Al Israa’. 85). {Tulisan ini diambilkan dari: www.imronkuswandi.blogspot.com Maaf, jika kurang berkenan}.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

Di sisi lain, jika kita telah diberi kesempatan untuk meraih strata pendidikan tertinggi, maka janganlah hal ini membuat kita menjadi takabur. Mungkin tulisan berikut ini {diambilkan dari: www.imronkuswandi.blogspot.com Maaf, jika kurang berkenan} juga dapat kita jadikan sebagai bahan renungan bersama. Mudah-mudahan kita tidak sampai merasa besar, hanya karena memiliki sedikit kelebihan...

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

TERNYATA KITA HANYALAH SEKEPING DEBU
Assalamu’alaikum wr. wb.

Saudaraku…,
Dari buku Ilmu Pengetahuan Populer** (buku 1 dari 10 buku), diperoleh data bahwa masa bumi = 5.980.000.000.000.000.000.000.000 kg, sedangkan masa matahari = 330.000 x masa bumi. Matahari sendiri bukanlah bintang terbesar. Matahari hanyalah bintang dengan ukuran rata-rata. Bintang-bintang dengan ukuran lebih besar dari matahari, antara lain ialah bintang Antares yang mempunyai masa = 20 x masa matahari, dan bintang Hadar yang mempunyai masa = 25 x masa matahari. Sedangkan benda langit terbesar yang diketahui saat ini, mempunyai lebar = 18,6 tahun cahaya (1 tahun cahaya = jarak yang ditempuh oleh cahaya selama 1 tahun, yaitu sebesar 9.500.000.000.000 km). Artinya, jika seberkas cahaya bergerak melintas dari salah satu tepi benda langit tersebut menuju ke tepi lainnya, maka untuk menyelesaikan perjalanan tersebut, diperlukan waktu selama 18,6 tahun! Subhanallah!

Jarak matahari ke bumi = 150.000.000 km. Sedangkan jarak bintang lain yang terdekat selain matahari, yaitu bintang Alpha Centauri, jaraknya = 40.000.000.000.000 km. Galaksi kita, yaitu Bimasakti, terdiri dari sekitar 100.000.000.000 bintang. Garis tengah Bimasakti = 80.000 tahun cahaya.

Jumlah galaksi di jagad raya diperkirakan sebanyak 10.000.000.000 galaksi. Beberapa galaksi terdekat adalah sebagai berikut: galaksi Awan-awan Magellanik, jaraknya = 200.000 tahun cahaya. Galaksi Andromeda, jaraknya = 2.000.000 tahun cahaya. Galaksi Ursa Mayor, jaraknya = 8.000.000 tahun cahaya. Dan galaksi Virgo, jaraknya = 39.000.000 – 52.000.000 tahun cahaya. Galaksi terjauh yang bisa teramati saat ini diperkirakan jaraknya mencapai beberapa milyar tahun cahaya.

Umur bumi diperkirakan = 4.500.000.000 tahun, sedangkan umur jagad raya diperkirakan = 10.000.000.000 tahun. Jadi, seandainya suatu saat bisa diciptakan teleskop tercanggih sekalipun, maka maksimal teleskop tersebut hanya mampu mengamati galaksi/benda langit lainnya yang jaraknya hanya sekitar 10.000.000.000 tahun cahaya. Galaksi-galaksi lain yang jaraknya lebih jauh lagi, tetap akan menjadi misteri, yang tidak akan pernah teramati. Karena, sejak awal mereka tercipta, cahayanya belum pernah mencapai bumi kita. Subhanallah! Maha Suci Engkau, Ya… Allah!

Saudaraku…,
Lalu berapakah sebenarnya luas alam semesta ini? Jawabnya: tidak ada seorangpun yang tahu. “dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". (QS. Al Israa’. 85). “Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya”. (QS. Thaahaa. 110).

Subhanallah!
Jika kita melihat uraian di atas, ternyata kita hanyalah sekeping debu. Teramat kecil jika dibandingkan dengan jagad raya yang luasnya tidak ada seorangpun yang tahu, meski dengan peralatan tercanggih sekalipun. Dan, pada akhirnya barulah kita menyadari, bahwa ternyata kita tercipta dalam keadaan yang sangat lemah. “dan manusia dijadikan bersifat lemah”. (QS. An Nisaa’. 28).

Namun, pada kenyataannya, betapa banyak diantara kita yang merasa besar, hanya karena memiliki sedikit kelebihan. Padahal, “Kepunyaan-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar”. (QS. Asy Syuura. 4). Sehingga; Rasulullah bersabda: “Siapa yang merasa dirinya besar, lalu sombong dalam jalannya, maka ia akan menghadap pada Allah, sedang Allah murka padanya”. (H. R. Ahmad). Na’udzubillahi mindzalika!

Subhanallah!
“Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Maha Besar”. (QS. Al Waaqi’ah. 74). Bahkan hal ini ditegaskan kembali dalam dua ayat lainnya dengan kalimat yang sama, yaitu: surat Al Waaqi’ah ayat 96 serta surat Al Haaqqah ayat 52. Wallahu a'lam bish-shawab.

NB.
**) Kerja sama LIPI – Pusat Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan – Grolier International, Inc. – PT. Widyadara

INILAH ANA MENGIKUT BULAN MASIHI NOVEMBER

banyak idea dalam perkara
sukar utk dimengertikan atau difahami sikapnya
berfikiran kehadapan
berfikiran unik dan bijakp
enuh dgn idea-idea baru yg luarbiasa
pemikiran yg tajam
daya firasat yg sgt halus dan tinggi
bagus utk jadi doktor
cermat dan teliti
personality dinamiks
sifat yg berahsia,
pandai mencungkil dan mencari rahsia
banyak berfikir, kurang bercakap tetapi mesra
berani,
pemurah setia dan byk kesabarant
erlalu degil dan keras hati
apabila hendak,akan diusahakan sehingga berjaya
tak suka marah kecuali digugat
mudah ambil berat terhadap orang lain
pandai muhasabah diri
cara berfikir lain dari org lain
otak yg sangat tajam
pandai mendorong diri sendiri
tidak hargai pujian
kekuatan semangat dan daya juang yg sgt tinggi
apabila hendak sesuatu cuba sampai berjaya
badan yg tough
kasih sayang dan emosi yang sangat mendalam
romantik
tidak pasti dgn hubungan kasih sayang
suka duduk dirumah
sangat rajin dan berkemampuan tinggi
amanah, jujur setia dan pandai berahsia
tidak berapa berjaya dalam mengawal emosi
bercita-cita tinggi
perangai tidak dapat diramal dan mudah berubah-ubah